Renungan-Harian Status: publish
Vigili Paskah (P)
Sabtu, 19 April 2025.
Bacaan:
Bacaan I: Kej 1:1-31; 2:1-2;
Mzm 104:1-2a.5-6.10.12.13-14.24.35c;
Bacaan II: Kej 22:1-2.9a.10-13.15-18;
Mzm 16:5.8.9-10.11;
Bacaan III: Kel 14:15-15:1;
Kel 15:1-2.3-4.5-6.17-18;
Bacaan IV: Yes 54:5-14;
Mzm 30:2.4.5-6.11.12a.13b;
Bacaan V: Yes 55:1-11;
Yes 12:2-3.4bcd.5-6;
Bacaan VI: Bar 3:9-15;
Mzm 19:8-9.10-11;
Bacaan VII: Yeh 36:16-17a,18-28;
Mzm 42:3.5bcd;43:3-4;
Bacaan Epistola: Rom 6:3-11;
Mzm 118:1-2.16ab.17.22-23;
Bacaan Injil: Luk 24:1-12.
Renungan Sore:
Quid quaeritis viventem cum mortuis? Non est hic, sed Surrexit. Quia oportet Filium hominis tradi in manus hominum peccatorum, et crucifigi, et die tertia resurgere ; “Mengapa kamu mencari yang hidup di antara orang mati? Dia tidak lagi di sini. Dia sudah bangkit. Putra Manusia harus diserahkan ke tangan orang berdosa, disalibkan, dan bangkit pada hari ketiga”.
Perayaan Vigili Paskah dibuka dengan prosesi Cahaya. Ritus Cahaya ini memiliki makna teologis yang mendalam. Upacara Cahaya sendiri dibagi menjadi 4 bagian: Pemberkatan api; Pemberkatan Lilin Paskah; Perarakan Lilin Paskah; dan Madah Pujian Paskah. Bagian pertama dari prosesi Cahaya mau mengungkapkan bagaimana Kristus, melalui penebusan-Nya, telah mengalahkan kuasa maut. Api neraka yang menghancurkan, berkat kehadiran Kristus telah menjadi api berkat yang memurnikan. Kerajaan maut telah dikalahkan dan dikuasai oleh Kristus (Why 1:18), tujuannya agar kita semua dibebaskan dari kuasa maut (Ibr 2:14-15).
Bagian ke-dua dari prosesi Cahaya menyatakan bagaimana Kristus menjadi penguasa atas segala alam. Kepada-Nya diberikan kuasa di Surga dan di bumi (Mat28:18), serta Ia sendiri yang memegang segala kunci maut dan kerajaan maut (Why 1:18). Kristus dahulu dan sekarang; awal dan akhir; Alpha dan Omega; milik-Nyalah segala masa dan segala abad; kepada-Nyalah kemuliaan dan kekuasaan sepanjang masa. Ini sejalan dengan iman kita bahwa: Kristus adalah Raja semesta alam; Dialah yang akan hadir diakhir jaman, sebagai hakim yang mengadili kita dengan Kasih.
Pada sessi ke-tiga coba diungkapkan bagaimana setelah penguasaan Kristus terhadap maut, Dia menganugerahkan terang kehidupan kepada kita semua. Dimulai dari melepaskan para tawanan dosa yang hidup sebelum Kristus dan membagikan rahmat kehidupan kekal kepada kita semua. Makna itu nampak melalui Lilin Paskah yang membelah kegelapan maut dan mulai membagikan terang kehidupan kepada kita semua. Itulah sebabnya nyala lilin yang kita terima harus bersumber dari api lilin Kristus sendiri.
Setelah Kristus mengalahkan maut; menguasai segala alam dan masa; dan membagikan terang kehidupan-Nya kepada kita semua. Maka di bagian terakhir dari upacara Cahaya: Kitapun bersyukur dan melayangkan pujian kepada Kasih Allah yang telah menyelamatkan seluruh ciptaan dengan merelakan dan menerima pengorbanan Putera-Nya. Memaknai Paskah secara baru, dengan menjadikan Kristus sebagai Anak Domba Paskah yang baru dan selamanya. Untuk itulah, kita semua diutus untuk membagikan cahaya keteladanan Kristus kepada semakin banyak orang. Sehingga semakin banyak orang boleh mendapatkan dan merasakan keselamatan dari dosa dan maut.
Pada malam Paskah ini kita kembali mendengarkan kisah tentang karya dan janji penyelamatan Allah bagi bangsa-Nya. Karya penyelamatan ini berpuncak pada penebusan Kristus. Kisah ini diungkapkan dalam liturgi sabda yang terdiri dari 9 bacaan; 7 dari perjanjian lama, 1 bacaan epistola dan 1 bacaan Injil. Kitapun dipanggil untuk mengimani janji keselamatan Allah yang terus hadir sepanjang segala masa, khususnya dalam hidup kita. Iman yang membuat kita semakin berani terlibat, ikut serta dalam karya penyelamatan Allah dengan berani mengusahakan tindakan nyata. Inilah inti dari perayaan Paskah, di mana Kristus memampukan kita untuk ikut bergerak, berkorban dan bangkit bersama-Nya.
Kontemplasi:
Bayangkanlah Allah yang mengajak anda untuk ikut serta dalam karya penyelamatan-Nya bagi dunia dan seluruh ciptaan.
Refleksi:
Bagaimana Cahaya Kristus sungguh memampukan anda untuk berjuang meneladan keutamaan Kristus, berbagi keselamatan pada sesama sekitar anda?
Doa:
Ya Bapa, ajarkanlah kami untuk semakin mengimani karya keselamatan-Mu yang berpuncak pada diri Kristus, sehingga kamipun dapat semakin bergerak membagikan Kasih-Mu kepada sesama melalui tindakan nyata. Amin.
Perutusan:
Aku akan meneladan keutamaan Kristus, menjadi lilin kecil bagi sesama disekitarku.
– Rm. Antonius Yakin –