Renungan-Harian Status: publish
Sabtu biasa pekan-13 (H)
Sabtu, 05 Juli 2025.
Bacaan:
Bacaan I: Kej 27:1-5.15-29;
Mzm 135:1-2.3-4.5-6;
Bacaan Injil: Mat 9:14-17.
Renungan Sore:
Vinum novum in utres novos mittunt ; “Anggur yang baru disimpan orang dalam kantong yang baru”.
Pembaruan adalah sesuatu yang niscaya dalam kehidupan ini. Bila kita tidak mengikuti perkembangan jaman, maka kita akan dilibas olehnya. Ikut perkembangan bukan hanya sekedar tidak hanyut, tetapi juga agar dapat mengantisipasi hal buruk dari kemajuan yang ada.
Tidak sedikit dari para orang tua yang “dibohongi” oleh anaknya. Sebagaimana Ishak yang ditipu oleh Yakub. Ishak yang tua dan buta, melambangkan orang tua yang sudah malas mengikuti gerak perkembangan jaman sehingga mengalami kebutaan terhadap kemajuan yang ada.
Pada saat kita berhenti belajar, kita tidak lagi berkembang. Sehingga akan mengalami kesulitan dalam mendampingi anak-cucu yang dipercayakan Tuhan. Dengan mengikuti perkembangan, kitapun dimampukan untuk menentukan jarak kritis, menemukan hal positif dan mengantisipasi yang kurang baik dari perkembangan teknologi yang terjadi.
Kontemplasi:
Bayangkanlah Allah yang senantiasa hadir dalam perjalanan sejarah manusia.
Refleksi:
Bagaimana anda berani mengikuti perkembangan jaman, menemukan hal positif sekaligus mengantisipasi yang buruk dari kemajuan teknologi yang ada?
Doa:
Ya Bapa, ajarlah kami untuk menemukan Engkau dalam setiap perkembangan jaman yang kami jalani. Amin.
Perutusan:
Aku akan belajar mengikuti perkembangan jaman yang ada sehingga dapat mendampingi keluargaku.
– Rm. Antonius Yakin –