Renungan-Harian Status: publish
Rabu biasa pekan ke-14 (H)
Rabu, 09 Juli 2025.
Bacaan:
Bacaan I: Kej 41:55-57; 42:5-7a.17-24a;
Mzm 33:2-3.10-11.18-19;
Bacaan Injil: Mat 10:1-7.
Renungan Sore:
Euntes autem praedicate, dicentes: Quia appropinquavit regnum caelorum ; “Pergilah dan wartakanlah, ‘Kerajaan Surga sudah dekat’”.
Dalam Injil, Yesus berpesan: "Pergilah dan wartakanlah, ‘Kerajaan Surga sudah dekat’". Bila kita mengimani Kerajaan Surga sudah dekat, maka kita diajak untuk mulai mempersiapkan datangnya Kerajaan itu. Kerajaan yang penuh damai dan kegembiraan, Surga yang penuh kasih dan pengampunan. Jangan sampai kita berharap akan Surga yang penuh kedamaian, tetapi kita menghidupi hidup sekarang dengan dendam dan amarah.
Paus Yohanes Paulus II menyatakan: “Kita sudah mulai bisa mencicipi Surga di dunia ini”. Maka segala hal yang kita hidupi sekarang menjadi perpanjangan hidup kita di Surga kelak. Bila kita mengimani Surga penuh dengan sukacita, pengampunan dan belas kasih; maka lakukanlah sekarang hal serupa dalam kehidupan di dunia ini. Sebagaimana Yusuf yang tidak menaruh dendam pada saudara-saudaranya, namun melihat rencana Allah dibalik pengalaman yang terjadi.
Kisah Yusuf menjadi undangan bagi kita untuk tidak hidup dalam ingatan sakit hati dan kebencian. Melainkan menghidupi Surga yang penuh kasih dan pengampunan, sehingga kita dapat menemukan rencana Allah bagi diri kita. Tidak ada dendam dan amarah kepada saudaranya yang pernah membuatnya sengsara dan menyakitinya. Bahkan, ia ikut bersyukur dapat berjumpa kembali dengan saudaranya dan bisa menolong mereka dari kesulitan yang dihadapinya. Luar biasa, kejahatan yang pernah dibuat oleh saudaranya tidak dibalas dengan kejahatan melainkan kebaikan dan kasih sayang.
Kontemplasi:
Bayangkanlah Kerajaan Surga yang anda idamkan, wujudkanlah itu dalam hidup anda sekarang.
Refleksi:
Bagaimana anda mewujudkan kehidupan akan Surga di dunia ini sebagai bekal kehidupan anda di Surga kelak?
Doa:
Ya Bapa, mampukanlah kami mewujudkan Surga-Mu yang penuh kasih dan pengampunan di dunia ini, sebagai persiapan kami saat menuju Surga-Mu kelak. Amin.
Perutusan:
Aku akan menghidupi Surga yang penuh kasih, pengampunan, kedamaian dan kegembiraan di keluarga dan lingkungan sekitarku.
– Rm. Antonius Yakin –