Renungan-Harian Status: publish

Senin pekan Paskah ke-4 (P)
Senin, 12 Mei 2025.

Bacaan:
Bacaan I: Kis 11:1-18;
Mzm 42:2-3, 43:3-4;
Bacaan Injil: Yoh 10: 1-10.

Renungan Sore:

Dixit ergo eis iterum Jesus : Amen, amen dico vobis, quia ego sum ostium ovium; Ego veni ut vitam habeant, et abundantius habeant ; “Akulah pintu kepada domba-domba itu; Aku datang, supaya mereka mempunyai hidup, dan mempunyainya dalam segala kelimpahan”.

Yesus mewartakan bahwa Dia adalah pintu bagi para domba. Pintu yang mengantar umat-Nya pada kehidupan dan keselamatan. Setiap dari kita juga turut dipanggil untuk ikut serta dalam karya pengembalaan Kristus ini. Menjadi pintu dan gembala bagi orang-orang yang dipercayakan Tuhan kepada kita. Untuk itulah kita perlu meneladan pola hidup Kristus, Sang Gembala Utama. Yang dibutuhkan dari kita adalah keberanian untuk mendengarkan; kerelaan untuk dituntun; dan mau berjalan mengikuti-Nya. Inilah yang inti dari spiritualitas kemuridan, menjadi murid yang mengikuti jejak Sang Guru.

Semangat yang sama inilah, yang perlu kita kembangkan dalam kehidupan berkeluarga. Bagaimana kita diajak untuk saling mendengarkan, rela dituntun dan mau berjalan bersama dengan tiap anggota dari keluarga kita. Dengan kerelaan untuk dibentuk sebagai murid, maka kita akan dimampukan untuk menampilkan wajah Kristus kepada sesama. Wajah Gembala yang baik, yang mau mengenal dan dikenal oleh domba-dombanya. Wajah yang ramah, memancarkan sukacita dan kedamaian saat menerima mereka yang membutuhkan, bukan wajah yang lesu, jutek, dan penuh amarah.

Tanda bahwa kita ikut serta dalam pengembalaan Kristus adalah semakin banyak orang yang merasa damai dan mengalami sukacita saat dekat dengan kita. Dimulai dari para anggota keluarga hingga tetangga dan handai taulan. Mereka merasakan kehangatan sapaan, keterbukaan dalam penerimaan dan persahabatan yang tulus. Pada saat itulah kita telah ikut serta, berpartisipasi dalam karya penggembalaan Kristus. Inilah buah dari kesaksian, kitapun semakin terlibat dalam pengembalaan Kristus, sebagaimana Petrus yang mau terbuka untuk mendengarkan dan mengikuti petunjuk Kristus.

Kontemplasi:
Bayangkanlah Kristus yang menyapa anda dengan penuh kehangatan dan cinta kasih sehingga anda mengalami sukacita dan kedamaian.

Refleksi:
Bagaimana anda bersedia ikut serta dalam karya penggembalaan Kristus menjadi seorang gembala yang baik, pribadi yang merangkul dengan penuh kasih, mulai dari keluarga, Gereja, dan lingkungan masyarakat?

Doa:
Ya Bapa, ajarlah kami untuk menjadi Gembala yang baik dan murah hati, sebagaimana Engkau. Amin.

Perutusan:
Aku akan ikut serta, berpartisipasi dalam proses pengembalaan Kristus.

– Rm. Antonius Yakin –